DIA ADALAH KITA

Sudahilah menyebar berita hoax tentang kenaikan ini itu. Pajak naik, BBM naik, TDL naik, itu semua BOHONG.
Sudahlah, jangan diteruskan. Setiap kau ceritakan itu di statusmu, ada banyak kawan yg membacanya & mungkin menyebar kembali.
Begitulah berita hoax. Gampang sekali tersebar.
Tahukah kalian kalo di Istana Negara sekarang duduk seseorang yang penampilannya sangat sederhana, amat sangat merakyat dan beliau sedang bekerja keras untuk bangsa ini.

Dia memang orang biasa, cuma mantan walikota yg dulunya punya bisnis mebel. Bukan tentara, apalagi jenderal. Dia sama seperti kita. Itulah kenapa slogannya dulu “…. adalah kita”.

Andai negeri ini dipimpin jenderal, terbayanglah sudah berapa banyak media yang ditutup. Tentu saja media yang rajin mengkritik pemerintahannya. Kalau negeri ini dipimpin jenderal bisa dihitung berapa banyak aktifis Islam yang dibunuh cukup dgn label teroris. Andai negeri ini dipimpin jenderal, pasti hari ini banyak aktifis sipil yg nyinyir bakal dijemput paksa. Tuduhannya? Copy paste aja caranya jenderal Asisi, MAKAR.

Beruntung Indonesia dipimpin presiden yg sangat mengerti beratnya beban rakyat. Pajak untuk rakyat kecil akan dihapus. Bisa jadi seperti pajak BBN-KB, STNK akan dihapus sebagai bentuk pelayanan negara pada rakyatnya.

Jgn lupa, kan presiden kita berasal dari partai wong cilik. Masih inget bagaimana ketua fraksinya bacakan pandangan fraksi tentang kenaikan harga BBM di era presiden sebelumnya. Mbak yg manis wajahnya itu, yg kebetulan anak ibunda ketua umum partai, nangis sesegukan ingat penderitaan rakyat. Si mbak skrg dah jadi menteri lho… Jd mana mungkin BBM naik, kalau diturunin sih saya percaya.

Rakyat yg mau usaha kecil-kecil an di rumah pastilah dibantu. Listrik sekarang murah banget. Semoga ga berganti presiden lagi ya, ngeri bayangin presiden lain. Masak tiap bulan TDL buat rakyat dievaluasi, bisa-bisa tiap bulan naik. Padahal kan pendapatan rakyat ga naik-naik

Pak presiden kita sungguh-sungguh sedang membangun bangsa ini dengan semangat nawacita. Indonesia harus jd negara yg mandiri dan merdeka. Makanya hutang luar negeri sudah tidak nampak lagi. Presiden dan tim ekonomi fokus lunasi hutang-hutang luar negeri. Ketergantungan kita dengan dunia luar harus dikurangi.

Sekarang sudah ada mobnas broh. Namanya Esemka. Keren kan? Cuman di jaman Pak Harto aja ada mobnas, abis itu mana ada yg mikir beginian. Bus-bus sekarang canggih, ga gampang mbeledug kebakaran dimana-mana. Mana ada bus karatan, ga bisa jalan, mogok di tengah jalan. Sorry bro… Kita ga pake made in China. Emang harga nyawa mau disamain mainan anak2 serbu (serba lima ribu)?

Rakyat kita sekarang sejahtera. Ga perlu keluar negeri lagi jd TKI. Lapangan kerja buanyak banget, rakyat hampir 300 juta gini tenaga kerjanya berlimpah. Ngapain pake tenaga kerja asing asal Luar negeri? Apalagi dari tiongkok

O iya, nih bukti buat para nyinyiris biar mulutnya mingkem. Setahu saya presiden-presiden di seluruh dunia paling takut didemo rakyat, maka presiden kita malah rindu didemo. Kalau ada rakyat yg demo, disuruh masuk disuguhi makanan. Keren kan?

Presiden kita ini bener-bener workaholik broh. Saat yg lain demo menuntut si dia ditangkap karena menghina ayat suci Al Qur’an, pak presiden tetap fokus kerja. Seharian di bandara bro, inspeksi saluran air biar bandara ga kebanjiran kayak Jakarta. Emang ada presiden begitu? Makanya wajar dong Bloomberg nobatkan presiden kita sebagai presiden terbaik di Asia & Australia.

Udah ah… Sebagai penutup, aku mau bilang: Pemimpin yg dicintai adalah pemimpin yg berani bilang, “Uangnya ada, yg penting kita mau kerja apa nggak”. Bukan pemimpin sok gagah yg ngomong kayak iklan cat pelapis, “bocor… bocor”.

Selamat menikmati hidup di Indonesia bagi yg menikmatinya.

” Arier Arbianto fp “

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *