BNPB Akan Cabut Status Tanggap Darurat Palu Pada Rabu 11 Oktober

Gempa Palu dan Donggala

Gabbarberita.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mencabut status tanggap darurat esok hari (11/10), hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Pusat Data Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jakarta Timur pada Minggu (07/10).

“Evakuasi akan dihentikan pada tanggal 11 Oktober besok. Dan jika masih ada yang belum ditemukan korban akan dinyatakan hilang,” ungkapnya seperti dilansir liputan6. com.

Namun, dengan dicabutnya status tanggap darurat Palu-Donggala tidak membuat pencarian korban terhenti, hal itu akan terus dilakukan pihaknya akan tetapi dengan jumlah personil yang terbatas serta alat-alat berat akan dikurangi.

“Pencarian akan terus dilakukan, akan tetapi dengan jumlah personil yang terbatas, tidak seperti sekarang,” jelasnya.

Sutopo juga mejelaskan akan alasan pihaknya membatasi personil dan alat berat, menurutnya pada tanggal 11 Oktober besok tepat 14 hari bencana gempa dan tsunami Palu-Donggala. Namun kepastian pencabutan status ini menurutnya masih harus dimusyawarahkan antara pihaknya dan kementrian terkait.

“Basarnas saja hanya 7 hari, meskipun ada tambahan, paling cuma 3 hari. Kita ini sudah 11 hari dan pada rabu besok tepat 14 hari, sehingga korban yang belum ketemu akan dinyatakan hilang,” tambahnya.

Seperti diketahui, Palu-Donggala dilanda gempa bumi serta tsunami pada Jum’at (28/09) lalu dengan kekuatan 7,7 magnitudo yang mengakibatkan kerusakan hebat di 3 wilayah lain, yaitu Kota Palu, Sigi, dan Parigi Moutong.

Reporter: Ivan Shirazy

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *