Keterangan Bupati Ponorogo Terkait Longsor Desa Banaran

Gabbarberita.com – Bencana tanah longsor menimpa Ponorogo beberapa waktu lalu. Dari keterangan Ipung Muchlisoni Bupati Ponorogo, sebelum terjadi longsor berskala besar kawasan yang masuk zona bahaya di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung belum dikosongkan secara total.

“Sebetulnya kami sudah mengambil langkah sejak awalmunculnya retakan tanah itu. Warga kami imbau untuk mengungsi dan tempatnya sudah ada,” ungkapnya pada Senin (3/4/2017).

Selama tiga pekan terakhir warga pun mulai mengikuti instruksi dan mengungsi ke tempat lain yang dinilai lebih aman. Namun aktivitas mengungsi hanya dilakukan pada malam hari, pada siang hari mereka kembali beraktivitas di rumah mereka masing-masing.

“Siangnya kembali ke rumah dan ambil panenan. Jadi begini, kadang kami sulit untuk melakukan pengosongan paksa kalau tidak ada alasan atau kejadian, nanti dikiranya melanggar HAM,”tambahnya.

Tambahnya lagi, kejadian tersebut akan memberikan pelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan terkait penanganan bencana alam. Saat ini saja di wilayahnya terdapat empat titik lokasi yang memiliki tanda-tanda seperti di Desa Banaran.

Saat ini tim tanggap darurat bencana fokus dalam pencarian puluhan korban yang masih belum ditemukan serta mengurus para pengungsi.Ketika di singgung terkait masalah relokasi warga terdampak, pihaknya mengaku masih akan melakukan pembahaan lebih lanjut.

“Kalau relokasi tentu harapannya masyarakat di sekitar sini,tapi belum tentu ada. Kalau mau relokasi yang ideal ya transmigrasi, tapi itu akan dibicarakan lebih lanjut,” tambahnya.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo ini, saat ini masyarakat yang menempati zona bahaya telah memiliki kesadaran untuk direlokasi, sehingga memudahkan pemerintah dalam mengambil langkah berikutnya.

Sampai berita ini diturunkan tercatat 3 orang korban tewas, sementara 26 orang lainnya belum dapat ditemukan.

(RED-GB)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *