Lombok Belum Sepeneuhnya Pulih, Korban Masih Butuh Bantuan

Bencana Lombok

Gabbarberita.com, Lombok – Dicabutnya status tanggap darurat oleh pemerintah pada tanggal 25 Agustus kemarin membuat banyak relawan mulai meninggalkan Lombok, padahal para korban bencana belum sepenuhnya pulih dan masih membutuhkan banyak bantuan.

Dari hasil pantauan Gabbarberita.com, sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Lember terlihat disekitar rumah warga berdiri tenda sementara. Kata warga sekitar, tenda itu untuk tidur di malam hari, sebab warga masih belum berani tidur dirumahnya masing-masing karena takut ada gempa bumi kembali.

“kami belum berani tidur dirumah, para warga masih trauma, dan gempa terkadang masih terasa,” jelas Hamidi salah satu kepala keluarga yang tidur ditenda sementara bersama keluarga besarnya.

Disisi lain, bantuan juga belum sepenuhnya didapatkan para korban bencana, misal hamidi dan keluarganya, dia mengatakan bahwa kelurganya dan warga sekitar sangat membutuhkan selimut untuk menahan rasa dingin ketika tidur di malam hari. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan bahwa para korban bencana sangat membutuhkan bantuan yang lainnya.

Safaul Amri jaya, selaku ketua MM Kota Lombok mengatakan, bahwa para korban bencana masih sangat membutuhkan banyak bantuan, apapun itu bentuknya, selagi semua layak untuk dipakai dan dikonsumsi, jangan sampai karena korban bencana, bantuan yang datang sangat tidak layak untuk di konsumsi.

“Apapun bentuknya InsyaAllah kita masih butuh, pasti akan kita terima selagi layak untuk dipakai ataupun dikonsumsi, dan jangan mentang-mentang korban bencana kemudian diberi bantuan yang sangat tidak layak,” jelas Safaul Amri Jaya yang juga selaku Pimpinan Ponpes Daarusy Syifaa’ ketika diwawancarai di halaman ponpes putri.

lebih jauh beliau manyampaikan, bahwa bencana yang terjadi di Lombok tidak bisa pulih hanya dengan beberapa hari saja, masih banyak korban yang membutuhkan bantuan, baik berupa donasi sembako, pakaian, obat-obatan, selimut dan masih banyak.

“Donasi kita masih butuh banyak bantuan, termasuk obat-obatan, karena penyakit mulai menyerang,” tambahnya.

Reporter: Ivan
Editor: Mufti Amr

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *